Sabtu, 07 Februari 2015

Untuk Kita Renungkan
Renungan ini dihadirkan atas dorongan iman dan tanggung jawab kepada Allah SWT.Sebab agama ini adalah nasihat. Rasul Saw bersabda :
“ Agama ini adalah nasihat.” Kami bertanya, “Untuk siapa, ya Rasulullah? “ Beliau Saw. menjawab, “Untuk Allah,Kitab-Nya,Rasul-nya,para pemimpin kaum Muslim, dan mereka semuanya (kaum Muslim).” (HR. Muslim dari Tamin ad-dari)
Baru saja kita melewati tahun 2014 menuju tahun 2015 kini usia kita semakin berkurang menurut pandangan islam, harus kita ketahui bahwa usia adalah nikmat terindah yang diberikan oleh Allah Swt. Kita diberikan nikmat yang begitu luar biasa, seperti penglihatan, pendengaran, dan hati.
Q.S An- Nahl [16]:78                      
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran,penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.(Q.S An-Nahl [16]:78)
Di zaman modern perlu diketahui bahwa semuanya serba praktis dan canggih, seperti halnya mesin google semuanya dapat di akses didalamnya tanpa harus mengeluarkan keringat dan pikiran begitu dalam,akan tetapi itu hanyalah sementara dan tidak akan membawa hasil untuk akhirat. Yang harus kita pahami adalah agama ini ,hidup ini hanyalah sementara dan setelah dunia kita menuju alam akhirat yaitu tempat kekal ,dimana seluruh umat manusia dikumpulkan di YaumulMahsyar yaitu tempat persaksian antara hamba dan Tuhan-Nya. Dan tidak ada pertolongan selain pertolongannya.
Q.S AL-Haaqqah [70]:18
Pada hari itu kamu dihadapkan ( kepada Tuhanmu ), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi
( bagi Allah ). (Q.S AL-Haaqqah [70]: 18)
Q.S AL- Isra [17]:97
"Dan barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barang siapa Dia sesatkan, maka engkau tidak akan mendapatkan penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari Kiamat dengan wajah tersungkur, dalam keadaan buta, bisu, dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam. Setiap kali nyalaapi Jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka." (Q.S AL-Isra [17]:97)


Jadi, sebelum kita menuju ke akhirat marilah bersama sama memperbaiki diri dan banyak bertaubat kepada Allah Swt. Sebab dunia ini hanya sementara dan dunia hanyalah tipuan, dan janganlah kita melupakan kampung asli kita, yaitu dimana ?, adalah di akhirat, disana kita hidup abadi selamanya.  Dan perlu diingat bahwa kita akan mengalami namanya kematian dan itu pasti akan terjadi sebab kematian tidak mengenal usia, kaya, miskin dan sekalipun jabatan. Wallah  a’lam bi ashawab. ()

Tidak ada komentar:

Posting Komentar