Untuk Kita
Renungkan
Renungan ini dihadirkan atas dorongan iman dan
tanggung jawab kepada Allah SWT.Sebab agama ini adalah nasihat. Rasul Saw
bersabda :
“ Agama ini adalah nasihat.” Kami bertanya, “Untuk
siapa, ya Rasulullah? “ Beliau Saw. menjawab, “Untuk
Allah,Kitab-Nya,Rasul-nya,para pemimpin kaum Muslim, dan mereka semuanya (kaum
Muslim).” (HR. Muslim dari Tamin ad-dari)
Baru saja kita melewati tahun 2014 menuju tahun 2015
kini usia kita semakin berkurang menurut pandangan islam, harus kita ketahui
bahwa usia adalah nikmat terindah yang diberikan oleh Allah Swt. Kita diberikan nikmat yang begitu luar biasa, seperti
penglihatan, pendengaran, dan hati.
Q.S An- Nahl [16]:78
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam
keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu
pendengaran,penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.(Q.S An-Nahl [16]:78)
Di zaman modern perlu diketahui bahwa semuanya serba
praktis dan canggih, seperti halnya mesin google semuanya dapat di akses
didalamnya tanpa harus mengeluarkan keringat dan pikiran begitu dalam,akan
tetapi itu hanyalah sementara dan tidak akan membawa hasil untuk akhirat. Yang
harus kita pahami adalah agama ini ,hidup ini hanyalah sementara dan setelah
dunia kita menuju alam akhirat yaitu tempat kekal ,dimana seluruh umat manusia
dikumpulkan di YaumulMahsyar yaitu tempat persaksian antara hamba dan
Tuhan-Nya. Dan tidak ada pertolongan selain pertolongannya.
Q.S AL-Haaqqah [70]:18
“Pada hari itu kamu dihadapkan ( kepada Tuhanmu ),
tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi
( bagi Allah ). (Q.S
AL-Haaqqah [70]: 18)
Q.S AL- Isra [17]:97
"Dan barang siapa yang diberi
petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barang siapa Dia
sesatkan, maka engkau tidak akan mendapatkan penolong-penolong bagi mereka
selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari Kiamat dengan
wajah tersungkur, dalam keadaan buta, bisu, dan tuli. Tempat kediaman mereka
adalah neraka Jahanam. Setiap kali nyalaapi Jahanam itu akan padam, Kami tambah
lagi nyalanya bagi mereka." (Q.S
AL-Isra [17]:97)
Jadi, sebelum kita
menuju ke akhirat marilah bersama sama memperbaiki diri dan banyak bertaubat
kepada Allah Swt. Sebab dunia ini hanya sementara dan dunia hanyalah tipuan,
dan janganlah kita melupakan kampung asli kita, yaitu dimana ?, adalah di
akhirat, disana kita hidup abadi selamanya.
Dan perlu diingat bahwa kita akan mengalami namanya kematian dan itu
pasti akan terjadi sebab kematian tidak mengenal usia, kaya, miskin dan
sekalipun jabatan. Wallah a’lam bi
ashawab. ()
Tidak ada komentar:
Posting Komentar